Al-Qaradaghi Menyerukan Seruan
Mendesak untuk Menyelamatkan Gaza dari Genosida, Kelaparan, dan Pengepungan,
serta Menyerukan Pembukaan Perlintasan (Video)
Dalam seruan yang menyakitkan dan terekam
video, Yang Mulia Syekh Dr. Ali Muhyiddin Al-Qaradaghi, Ketua Ikatan Ulama
Muslim Internasional, menyampaikan seruan lantang kepada para pemimpin, ulama,
dan umat Islam, menyerukan tindakan segera dan serius untuk menyelamatkan Gaza
dari bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Selamatkan Gaza
dari genosida dan pengepungan
Al-Qaradaghi berkata, "Gaza saat ini
sedang dibunuh dengan dua cara: pemboman oleh tank, pesawat, dan rudal, dan
pembunuhan perlahan oleh kelaparan, kehausan, dan penyakit, hingga puluhan ribu
orang berada di ambang kematian."
Ia menambahkan dengan sedih,
"Pemandangan yang kita saksikan dari anak-anak dan perempuan Gaza,
penyakit, dan kelaparannya, belum pernah terjadi sebelumnya dalam
sejarah."
Ia bertanya dengan penuh kepedihan,
"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kapankah hati para pemimpin
Muslim akan tergerak?
Kapankah hati lembaga-lembaga cendekiawan
berpengaruh, seperti Al-Azhar Al-Sharif, Organisasi Kerja Sama Islam, dan
lembaga-lembaga keagamaan dan resmi lainnya, akan tergerak?
Kapankah negara-negara tetangga Gaza,
seperti Mesir dan Yordania, akan tergerak?"
Buka Perlintasan
Gaza Segera
Yang Mulia menekankan bahwa rakyat Palestina
di Jalur Gaza sangat membutuhkan dukungan dan bantuan mendesak dari
saudara-saudara mereka di dunia Arab dan Islam, dengan menekankan perlunya
membuka perlintasan, menyediakan makanan dan obat-obatan, serta menghentikan
agresi dan pengepungan mematikan.
Di akhir seruannya, Al-Qaradaghi
menyampaikan kepada para pemimpin dunia Islam dan dunia bebas, dengan
mengatakan, "Saya meminta Anda untuk mengambil tindakan nyata yang
mendesak guna menghentikan pertumpahan darah dan mengakhiri kebijakan genosida
dan kelaparan sistematis yang dialami rakyat kami di Gaza."
Genosida yang dilakukan penjajah Zionis di
Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan atau melukai lebih dari 209.000
warga Palestina, sebagian besar anak-anak dan perempuan, dan lebih dari 9.000
orang hilang. Ratusan ribu orang telah mengungsi, dan kelaparan telah merenggut
banyak nyawa.
Sumber: Al-Ittihad + Media Sosial
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
* للاطلاع على الترجمة الكاملة للخبر باللغة العربية،
اضغط (هنا).