Presiden Turki Menerima
Delegasi Ulama Peserta Konferensi "Gaza: Sebuah Tanggung Jawab Islam dan
Kemanusiaan"
Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan bertemu
pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, di Istanbul dengan delegasi ulama peserta
konferensi internasional "Gaza: Sebuah Tanggung Jawab Islam dan
Kemanusiaan". Konferensi ini diselenggarakan oleh Ikatan Ulama Muslim
Sedunia (IUMS) bekerja sama dengan Yayasan Ulama Islam (ISF), dengan
partisipasi lebih dari 150 ulama dari 50 negara.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua IUMS, Syekh
Dr. Ali Muhyiddin Al-Qaradaghi, menyampaikan pidato komprehensif yang
memaparkan rekomendasi dan hasil konferensi selama delapan hari, yang mencakup
18 lokakarya khusus. Beliau menekankan perlunya menyatukan upaya internasional
untuk mengakhiri blokade di Gaza dan mendukung keteguhan rakyatnya, sebelum
secara resmi menyerahkannya kepada Presiden Erdoğan.
Al-Qaradaghi menambahkan bahwa tanggung
jawab Islam dan kemanusiaan terhadap Palestina bukanlah sebuah pilihan,
melainkan sebuah kewajiban yang tak tergoyahkan, seraya menekankan bahwa
konferensi ini mencerminkan tekad para ulama untuk menghadapi tantangan
kemanusiaan dan politik yang melanda kawasan tersebut.
Sementara itu, Presiden Turki menanggapi
positif presentasi para ulama, menekankan bahwa Turki terus berupaya mendukung
Palestina dan membangun koalisi internasional yang mendukung hak-hak adil
rakyat Palestina.
Dalam sambutannya, Syekh Muhammad al-Hassan
al-Dadou, Wakil Ketua IUMS, menekankan tragedi kemanusiaan di Sudan, dan
menyerukan Turki untuk campur tangan guna membantu warga sipil yang terdampak.
Ia juga mengangkat isu tahanan politik, terutama Syekh Rashid al-Ghannouchi.
Ikatan Ulama Muslim Sedunia menganggap
pertemuan ini sebagai pembuka dari serangkaian pertemuan yang akan diadakan
dengan para pemimpin negara-negara Arab, Islam, dan internasional, sebagai
bagian dari upaya untuk mencapai keadilan kemanusiaan dan mengakhiri
penderitaan di Gaza.
Sumber: IUMS
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
* للاطلاع على الترجمة الكاملة للخبر باللغة العربية،
اضغط (هنا).