Ketua IUMS Bertemu
dengan Pemimpin Jamaat-e-Islami untuk Membahas Penguatan Kerja Sama dan
Pelayanan Isu-isu Umat
Pada Kamis malam, 20 November,
Yang Mulia Syekh Prof Dr. Ali Muhyiddin al-Qaradaghi, Ketua Ikatan Ulama Muslim
Sedunia , bertemu dengan Insinyur Hafiz Naeemur Rahman, pemimpin
Jamaat-e-Islami, di kantor pusatnya di Lahore, ibu kota Punjab, dalam kunjungannya
untuk berpartisipasi dalam konferensi umum kelompok tersebut.
Pemimpin Jamaat-e-Islami
menyambut Yang Mulia Presiden Persatuan, memuji penerimaannya atas undangan dan
partisipasinya dalam konferensi tersebut. Beliau menekankan bahwa umat saat ini
sangat membutuhkan pembaruan wacana keagamaan, penguatan minat terhadap
ilmu-ilmu Islam, dan pembahasan isu-isu yurisprudensi kontemporer, termasuk
masalah fatwa dan tujuannya.
Beliau juga menekankan
pentingnya menyatukan wacana ilmiah untuk menolak kekerasan, ekstremisme,
kebencian, dan rasisme, serta mengarahkan upaya menuju pembentukan moderasi dan
sentrisme.
Pertemuan tersebut juga membahas
penguatan kerja sama antara Persatuan dan Jamaat-e-Islami, serta cara-cara
untuk bekerja sama dalam mengatasi permasalahan umat dan mengoordinasikan
upaya-upaya ilmiah dan dakwah dengan cara yang melayani kepentingan umat Islam
dan memperkuat persatuan.
Sementara itu, Dr. Al-Qaradaghi
menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas sambutan hangat dan keramahan yang
tulus, serta mengapresiasi penyelenggaraan konferensi ilmiah ini di saat
tantangan yang dihadapi dunia Muslim semakin meningkat.
Ia menekankan bahwa dunia Muslim
sedang mengalami masa yang rumit dan sulit, yang mengharuskan para ulama untuk
melipatgandakan upaya mereka dalam konsultasi dan koordinasi, serta melakukan
uji tuntas dalam membimbing dan menyempurnakan wacana keagamaan dengan cara
yang melayani persatuan dan stabilitas komunitas Muslim.
Beliau menekankan bahwa pada
tahap ini, komunitas Muslim membutuhkan wacana keilmuan yang komprehensif yang
mencerminkan tanggung jawab historisnya, memperkuat kesadarannya, dan
berkontribusi dalam melindungi tatanan sosial dan intelektualnya. Beliau menekankan
bahwa para ulama memegang peran penting dalam mempromosikan nilai-nilai,
meningkatkan kesadaran, dan mendukung segala hal yang memperkuat kohesi dan
ketahanan komunitas Muslim dalam menghadapi tantangan.
Kunjungan Presiden Ikatan Ulama
Muslim Sedunia ke Pakistan merupakan
tanggapan atas undangan dari Jamaat-e-Islami untuk berpartisipasi dalam
konferensi umumnya, yang dimulai hari ini, Jumat, dan berlangsung hingga Minggu,
21-23 November 2025, di Menara Pakistan di Lahore, salah satu landmark
bersejarah paling terkemuka di negara tersebut.
(Sumber: IUMS)
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
* للاطلاع على الترجمة الكاملة للخبر باللغة العربية،
اضغط (هنا).